Please Wait...

Pakai produk lokal? Itu nggak ndeso kok

By kriakreasi

Aug 18 2018

Kreasiku

SHARE THIS VIA:
Facebook

Twitter

Pinterest

Saya suka produk lokal, tetapi saya tidak telaten membuatnya. Itu sebab saya hanya penikmat, bukan pembuat. Kecintaan terhadap produk lokal bermula ketika saya rutin mengunjungi Festival Kesenian Yogyakarta (FKY). Buat kamu yang pernah kuliah atau tinggal di Jogja, pasti tidak asing dengan ajang tahunan ini. Rugi bandar sepertinya kalau belum pernah melonggok FKY sekalipun.

Ada banyak barang-barang lokal dan Masya Allah lucu-lucu dan tentu saja bikin kekep dompet. Apalagi zaman mahasiswa, yang uang saja masih minta emak. Duh, mau beli ini itu pasti mikir. Kalau sekarang memangnya nggak mikir mau beli sesuatu? Ya mikir sih, tapi kan duit sendiri suka-suka dong mau beli apa. Hahaha.

Kecintaan terhadap produk lokal semakin bertambah, ketika saya berkesempatan meliput desk ekonomi. Lebih spesifik lagi liputan terkait Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wowww.. hobi deh jalan-jalan ke pameran. Cuci mata sekaligus cari bahan liputan. Dan tentu saja belanja. Hahahaha.

Sejak akun Instagram semakin marak, makin suka lah saya kepo produk-produk lokal. Dan memang kece-kece banget. Meski seringkali harganya bikin kening berkerut. “Ya Allah mahaaal,” batin saya. Tapi ya memang ada harga, ada juga rupa. Produk lokal dengan harga mahal, tentu kualitasnya nggak diragukan. Selain itu jarang juga, alias limited edition.

Nah, berikut ini 5 alasan kenapa saya suka produk lokal

1.Nggak pasaran
Alasan saya memilih produk lokal adalah nggak pasaran. Nggak banyak orang yang pakai produk yang sama. Biasanya produsen lokal juga tidak memproduksi barang secara massal. Jadi, tetap bisa tampil gaya meski bukan merek luar negeri. Lain halnya kalau kita beli dan pakai barang pabrikan besar. Tentu akan banyak kita temui orang memakai barang yang sama.

2.Mendukung perekonomian lokal
Duh, serius bener alasannya. Saya lebih memilih produk lokal sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan perekonomian lokal. Sebab kalau bukan kita siapa lagi? Saya pernah berbincang dengan produsen tas lokal. Tas bikinannya justru diminati oleh pasar luar negeri ketimbang pasar dalam negeri.

3.Memberi kesempatan kerja
Bukan hanya mendukung perekonomian loka, menggunakan produk lokal artinya juga memberi kesempatan kerja untuk penduduk sekitar. Industri rumahan, biasanya merekrut karyawan dari lingkungan sekita. Nah, semakin kita sering membeli produk lokal, secara tidak langsung kita juga memberi kesempatan kerja ke orang lain.

4.Bikin bangga
Produk import dari manapun mudah kita temui. Baik asli ataupun tiruan, pastinya banyak yang suka dan kemudian berburu. Pakai produk lokal nggak ndeso kok. Justru bikin bangga apalagi kalau produk lokal itu bikinan teman sendiri. Saya pasti bangga bilang,”Ini bikinan temanku lho”. Kok nggak bikin sendiri? Kan sudah dibilang, saya ini penikmat bukan pembuat. Hihihihi.

5.Tampil percaya diri
Saya jadi ingat cerita seorang kawan. Dia bilang merasa kurang percaya diri ketika memakai produk tiruan luar negeri. “Ibu-ibu di sini pakai yang premium Mba, saya malu kalau pakai yang KW super,” jedeeeerrrr.. wkwkwkw. Coba kalau kamu pakai produk lokal, nggak ada rasa malu memakainya karena pakai barang asli bukan tiruan.

Sebetulnya mau pakai produk lokal atau merek luar negeri itu hak setiap orang sih. Termasuk ketika memilih produk tiruan.Kalau kamu lebih suka pakai produk lokal atau luar negeri? Pastinya pakai produk lokal itu nggak ndeso kok.

Comments 1

  • Dhita Koesno August 19, 2018 at 10:44 am

    Saya jg termasuk org yg bangga pakai produk lokal, habis baca ini ternyata pas ngecek barang2 sy sendiri, kebanyakan produknya lokal semua 😁..
    #OrangLokalBanggaPakaiProdukLokal

    Reply

Post to Reply